Monday, November 7, 2022

Morphin

 "Berhenti melakukan hal bodoh."

"Sekarang bukan saatnya memikirkan hal yang tidak penting."

Hidup harus serius, katamu—dan sepertinya hidup dengan manusia sepertiku bukanlah pilihanmu.

Dulu aku sempat bingung dengan konsep hubungan orang dewasa itu seperti apa. Kenapa begini begitu dibilang alay, norak,  bahkan salah. Lalu aku sadar ketika melihat pasangan lain dengan usia yang sama melakukan hal yang sering ku lakukan (kepadamu) dan mereka tak masalah. Faktanya, kita memang berseberangan. Kita bukanlah pasangan yang cocok.

"Berhenti melakukan hal bodoh."

"Bisakah kau berhenti sok dewasa dan singkirkan sejenak masalah hidupmu?" (yang katamu paling berat sedunia)

"Sekarang bukan saatnya memikirkan hal yang tidak penting."

"Bukankah hidup harus seimbang?"

Tidak ada hubungan yang seratus persen sama. Bahkan Indonesia-pun, memiliki banyak bahasa, tapi mampu disatukan oleh satu bahasa, bahasa Indonesia. Di balik segala perbedaan prinsip kita, (kita ingat lagi) pasti ada hal yang kita berdua sama-sama sukai. Selera musik mungkin, atau makanan favorit? Apapun itu, kita harusnya bisa lebih melihat hal baik itu—dan, jika kamu tetap bersikeras memintaku berubah menjadi seperti apa yang kamu mau, sama seperti aku memintamu untuk berubah menjadi seperti apa yang aku mau, bukankah kenyataannya kita sama-sama egois?

Share:

0 comments:

Post a Comment